Sejarah Batik Faaro Pekalongan
| Batik Faaro - Pusat Seragam Batik Exclusive |
Batik Faaro merupakan perusahaan yang bergerak di bidang seni kreatif kain batik khas Pekalongan. Berdiri sejak tahun 1995 sebagai home industry, Batik Faaro perlahan berkembang hingga menjadi salah satu perusahaan batik yang dikenal di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Usaha ini berawal dari skala keluarga dengan mengandalkan keterampilan membatik tradisional yang kemudian terus dikembangkan mengikuti dinamika pasar modern saat ini.
H. Muhtarom merupakan sosok penting di balik perkembangan Batik Faaro. Keterlibatannya dalam dunia batik bermula sejak masa kuliah di Yogyakarta. Saat itu, ia berkenalan dengan seorang mahasiswi asal Pekalongan yang berasal dari keluarga pengusaha batik dan aktif berjualan batik. Dari sinilah H. Muhtarom mulai mengenal ragam motif, jenis kain, serta seluk-beluk pemasaran batik.
Seiring waktu, ketertarikan tersebut berkembang menjadi keseriusan dalam menekuni usaha batik. Setelah menikah, H. Muhtarom melanjutkan dan mengembangkan usaha batik keluarga mertuanya di Pekalongan dengan mendirikan showroom Batik Faaro di wilayah Buaran. Ia mulai membangun identitas usaha dengan menghadirkan motif-motif batik yang lebih variatif dan menyesuaikan selera pasar modern tanpa meninggalkan ciri khas Batik Pekalongan.
Dalam strategi pemasaran, Batik Faaro tidak hanya bergantung pada pasar tradisional. H. Muhtarom memilih memperluas jaringan pemasaran ke kota-kota besar seperti Yogyakarta dan Bali. Langkah ini terbukti mampu menjaga keberlangsungan usaha. Selain Batik umum, Batik Faaro juga dikenal melalui produksi batik bernuansa keislaman dan ke-NU-an, termasuk batik seragam organisasi dan produk pendukung lainnya.
Saat ini, Batik Faaro memproduksi berbagai jenis batik, mulai dari batik cap, tulis, hingga printing, yang ditujukan untuk pria, wanita, dewasa, remaja, dan anak-anak, termasuk produk sarung batik. Dengan kapasitas produksi ratusan potong per hari dan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan, Batik Faaro terus berkembang sebagai wujud kreativitas, ketekunan, dan inovasi H. Muhtarom dalam dunia usaha batik Pekalongan.
Oleh : BWS